Perbedaan Perhiasan Emas Murni dan Perhiasan Emas Berlapis: Temukan yang Paling Pas Untukmu!

Perbedaan Antara Perhiasan Emas Murni dan Perhiasan Emas Berlapis: Temukan yang Paling Pas Untukmu! Emas itu luar biasa, ya kan? Cantik, langka, dan nilainya nggak main-main. Emas punya warna kuning yang khas, mengkilap mempesona, dan nggak mudah rusak. Emas juga serba bisa, bisa menghantarkan listrik dan panas dengan baik, serta mudah dibentuk dan ditempa.

Tapi, tahu nggak sih? Emas murni alias 24 karat itu lembut banget, mudah tergores atau terdeformasi. Jadi, biasanya emas dikombinasikan dengan logam lain seperti tembaga, perak, nikel, atau seng supaya lebih keras, kuat, dan warnanya jadi lebih variatif. Paduan emas, gitu namanya. Emas dalam paduan ini punya kadar emas yang berbeda-beda, yang diukur dalam satuan karat. Satu karat itu setara dengan 1/24 bagian dari emas murni dalam paduan.

Perbedaan Perhiasan Emas Murni dan Perhiasan Emas Berlapis

Nah, sekarang kita bahas perhiasan emas, ada yang murni dan ada yang berlapis. Perhiasan emas murni itu terbuat dari emas 24 karat, alias 99,9% emas. Perhiasan ini punya warna kuning yang paling murni dan cemerlang, dan harganya pun paling tinggi. Tapi, jelas dong, ini juga yang paling mahal, paling langka, dan paling rawan rusak.

READ: Tips dan trik memilih anting emas yang sesuai dengan bentuk wajah

Lalu, ada perhiasan emas berlapis. Perhiasan ini terdiri dari logam dasar yang dilapisi dengan lapisan emas tipis. Prosesnya tuh namanya elektroplating, yang artinya emasnya dilewatkan arus listrik lewat larutan emas. Biasanya, lapisan emasnya tipis banget, sekitar 0,05 mikron atau lebih tipis lagi. Warna perhiasan ini mirip sama emas murni, tapi harganya lebih terjangkau. Tapi, hati-hati ya, lapisan emasnya gampang terkelupas, pudar, atau tergores.

Nah, sekarang gimana bedain perhiasan emas murni sama perhiasan emas berlapis? Perhiasan emas murni tuh terdiri dari emas 24 karat, alias 99,9% emas tanpa campuran logam lain. Perhiasan ini punya kualitas dan nilai paling tinggi, tapi juga paling lembut dan rapuh. Sedangkan, perhiasan emas berlapis tuh terdiri dari logam dasar kayak kuningan, besi, aluminium, atau perak yang dilapisi lapisan emas tipis. Perhiasan ini harganya lebih murah dan lebih keras.

Jadi, emas itu logam mulia yang punya nilai tinggi berkat kecantikannya, kelangkaannya, dan nilai intrinsiknya. Emas juga punya sifat unik, kayak lembut, mengkilap, konduktif, dan tahan terhadap korosi. Tapi, emas murni itu harganya mahal dan jarang dipakai buat perhiasan. Jadi, ada beberapa cara buat bikin perhiasan emas yang lebih terjangkau dan awet, kayak emas padat, emas berlapis, dan emas isi.

Perbedaan Perhiasan Emas Murni dan Perhiasan Emas Berlapis Temukan yang Paling Pas Untukmu!

Emas Padat

Emas padat itu perhiasan yang seluruhnya terbuat dari emas atau paduan emas dengan kandungan emas minimal 41,7% (10 karat). Emas padat biasanya ditandai dengan stempel yang nunjukin kadar emasnya, misalnya 10K, 14K, 18K, atau 24K (emas murni). Emas padat ini yang paling berharga, tahan lama, dan nggak gampang pudar atau ganti warna. Tapi, ada juga kelemahannya, nih:

  • Harganya mahal banget, tergantung harga emas di pasaran.
  • Emas murni (24K) itu lembut banget dan gampang tergores atau berubah bentuk.
  • Kombinasi emas dengan logam lain bisa bikin iritasi atau alergi buat kulit sensitif.

Emas Lapis

Terus, ada juga emas berlapis. Perhiasan ini terdiri dari logam dasar kayak kuningan, besi, aluminium, atau perak yang dilapisi dengan lapisan tipis emas lewat proses elektroplating. Jadi, arus listriknya dilewatkan ke larutan emas gitu. Lapisan emas yang dihasilkan biasanya tipis banget, sekitar 0,05-0,1 mikron. Biasanya perhiasan ini nggak ditandai stempel kadar emas karena kandungan emasnya rendah banget. Nah, perhiasan emas berlapis ini yang paling murah dan gampang ditemuin di pasaran. Tapi, hati-hati ya, ada juga kelemahannya:

  • Lapisan emasnya tipis banget dan gampang terkelupas, tergores, atau pudar.
  • Logam dasarnya bisa bereaksi sama keringat, air, atau bahan kimia dan bikin karat atau noda di perhiasan.
  • Logam dasarnya bisa bikin iritasi atau alergi buat kulit sensitif.

Emas Isi

Terus, yang terakhir ada emas isi. Perhiasan ini terdiri dari lapisan paduan emas yang ditekan secara mekanis ke logam dasar (biasanya kuningan). Lapisan paduan emasnya harus punya ketebalan minimal 1/20 dari berat total perhiasan dan kandungan emas minimal 10 karat. Perhiasan ini biasanya ditandai dengan stempel yang nunjukin kadar dan proporsi emasnya, misalnya 14/20 GF (14 karat emas ngeisi 1/20 dari berat total). Emas isi ini menawarkan keseimbangan antara harga, kualitas, dan daya tahan. Kelebihannya:

  • Harganya lebih terjangkau daripada emas padat, tapi lebih mahal daripada emas berlapis.
  • Lapisan paduan emasnya lebih tebal dan lebih tahan lama

Jadi, sekarang kamu sudah tahu perbedaan antara perhiasan emas murni dan perhiasan emas berlapis. Keduanya memiliki komposisi, kualitas, daya tahan, dan harga yang berbeda. Kamu dapat memilih jenis perhiasan yang paling sesuai dengan preferensimu dan anggaranmu. Semoga informasi ini membantu kamu dalam memilih perhiasan emas yang tepat, baik itu untuk berinvestasi maupun untuk gaya pribadimu.

Leave a Comment